www.rajadomino77.com cs_rajadomino@yahoo.com +85577493619 D1DAF82F

Unboxing Nokia 2, Smartphone Murah dengan Baterai 4.100mAh



Salah satu smartphone Nokia yang cukup mencuri perhatian adalah Nokia 2. Bagaimana tidak, produk ini hadir dengan nilai yang dimilliki oleh seri ponsel Nokia. Salah satunya adalah daya tahan baterai yang ditawarkan.

"Smartphone ini didukung baterai 4.100mAh yang dapat bertahan hingga dua hari dalam sekali pengisian daya. Hal itu yang menjadi nilai lebih dari smartphone ini," tutur Country Manager HMD Global Indonesia Mark Trundle 

Soal spesifikasi, layar LCD 5 inci Nokia 2 memiliki resolusi 1.280x720 piksel. Smartphone yang dijual seharga Rp 1.499.000 ini dibekali kamera utama 8MP dan kamera depan 5MP.

Performa Nokia 2 sudah ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 212 dan RAM 1GB. Sementara, memori internalnya sebesar 8GB yang bisa diperluas hingga 128GB dengan kartu MicroSD.

Adapun smartphone ini berjalan di OS Android Nougat yang telah dilengkapi dengan asisten virtual Google Assistant.

Dari sisi desain, Nokia 2 dibalut dengan material solid aluminium pada bodinya yang membuat smartphone ini teruji tahan banting.

Android Nougat

Image result for Nokia 2

Smartphone ini menjalankan OS Android Nougat yang telah dilengkapi dengan asisten virtual Google Assistant. HMD Global juga menjanjikan OS-nya dapat diperbarui ke OS Android Oreo.

Adapun, headphone jack masih dihadirkan sehingga pengguna tidak perlu menggunakan konektor ekstra atau Bluetooth Headphone untuk mendengarkan musik.

Ketersediaan


Nokia 2 hadir dalam tiga pilihan warna seperti pewter/black, pewter/white, dan copper/black.

Awalnya, Nokia 2 hanya tersedia di India. Namun smartphone sudah tersedia secara global sejak pertengahan November 2017.











Adu Kamera iPhone X, Google Pixel 2 dan Galaxy Note 8


Kamera adalah salah satu komponen yang paling diperhatikan ketika membeli smartphone baru.

Sekarang, fitur kamera di smartphone tak hanya sebatas melihat megapixel saja, tetapi juga memperhatikan fitur-fitur lain yang menunjang keindahan foto.

Pada 2018, Apple, Google, dan Samsung merilis flagship smartphone mereka, yaitu Apple iPhone X, Google Pixel 2, dan Galaxy Note 8. Tapi siapa dari mereka yang memiliki fitur kamera yang paling mutakhir?

Berikut ulasannya:


iPhone X


CNET menempatkan iPhone X di urutan pertama dengan skor 9 untuk desain, fitur, dan kamera, dan skor 10 untuk performa.

Untuk informasi, iPhone X juga menjadi iPhone pertama yang menghadirkan fitur pemindaian wajah, FaceID. 

iPhone X memiliki kamera belakang 12MP dan depan 7MP, serta filter warna terbaru. Kamera depan dan belakangnya memiliki stabilisasi citra optik (OIS, Optical Image Stabilization, ) dan lensa cepat untuk mengambil foto keren walau minim pencahayaan.

Dilansir dari situs Apple, dari segi zoom produk ini memberikan kekuatan zoom sebanyak 10 kali untuk foto dan 6 kali untuk video.

Untuk pecinta selfie, iPhone X menghadirkan fitur TrueDepth, dengan fitur Portrait Mode sehingga bagian depan wajah akan tampak detail dan tampak belakang akan tampak blur secara artistik.

Fitur lainnya adalah Portrait Lighting yang diklaim memberikan efek pencahayaan berkualitas studio.

Ada juga fitur Animoji yang menganalisa pergerakan otot di wajah dan bisa memunculkan animoji (emoji hewan lucu) yang menyerupai ekspresi mereka.


Google Pixel 2

Image result for Google Pixel 2

Diketahui, Google Pixel 2 memiliki kamera belakang 12.2MP dan kamera depan 8MP. 

Kekuatan dari kamera Pixel 2 adalah software yang sangat mumpuni, sehingga hasil jepretan kamera depan dapat tampil luar biasa meski tidak memiliki sensor seperti di bagian belakang.

CNET turut mengakui kemampuan pengambilan gambar dan software Pixel 2 yang fantastis. Kamera Pixel 2 dipuji karena dapat beradaptasi dengan lingkungan yang menyulitkan seperti kekurangan cahaya, bayangan, atau latar belakang yang terlalu terang.

Namun sayang, untuk urusan efek Bokeh, iPhone X disebut memiliki efek yang lebih bagus ketimbang Pixel 2.


Samsung Galaxy Note 8

Image result for Samsung Galaxy Note 8

Kamera Galaxy Not e8 disebut 'kuat'dan mengesankan.

Kekuatan smartphone ini terletak pada adanya dual sensor serta OIS yang menghasilkan foto yang stabil meskipun kamera bergoyang.

Dilansir dari situs Samsung, Fitur Bokeh juga menjadi keunggulan Galaxy Note 8, dan para pengguna dapat dengan mudah mengatur latar belakang yang dikenakan efek Bokeh setelah selesai mengambil foto, jadi pengguna tidak perlu repot mengambil ulang foto.

Tangkapan kamera Galaxy Note8 juga amat luas karena kehadiran fitur Dual Capture yang dapat menangkap hal-hal di luar fokus kamera.

Seperti disebutkan sebelumnya, Galaxy Note 8 merupakan smartphone pertama Samsung yang hadir dengan dual kamera sebagai kamera utamanya.

Masing-masing lensa kamera utama memiliki resolusi 12MP (megapiksel), di mana satu lensa wide dengan aperture f1.7 dan lensa tele f2.4 dengan kemampuan optical zoom 2x dan digital zoom 10x.

Tak hanya itu, Samsung juga menyematkan teknologi OIS di kedua lensanya agar kamera Galaxy Note 8 dapat mengambil foto dengan sempurna meskipun dalam keadaan bergerak.

Penggemar selfie juga pasti menyukai Galaxy Note 8 karena ponsel ini memiliki kamera depan yang detail dan terang.

Ada juga kehadiran Food Mode yang membuat jepretan makanan kamu semakin mengundah selera dan wisata kuliner kamu semakin seru.












VivoBook Flip, andalan ASUS di segmen mainstream


Setelah membuka tahun 2018 dengan varian ROG series, ASUS juga menegaskan posisinya di segmen consumer laptop dengan melakukan refresh terhadap jajaran produk mainstream andalannya. Di segmen consumer, untuk awal tahun ini, model yang akan menjadi motor penggerak utama di segmen tersebut adalah produk dari lini ASUS VivoBook.

Ada dua varian model yang kini sudah tersedia luas di pasaran Indonesia. ASUS VivoBook Flip 14 TP410, sebuah laptop lipat dengan ukuran layar 14 inci namun punya body berukuran laptop 13 inci dan ASUS VivoBook S14 S410 yang merupakan laptop ringkas, bertenaga dan sudah menggunakan teknologi terbaru. Keduanya sudah dilengkapi sistem operasi Windows 10.


"ASUS melihat bahwa ke depan, pengguna laptop tak hanya memanfaatkan laptop mereka untuk bekerja di belakang meja. Namun juga melakukan aktivitas lain, termasuk di perjalanan ataupun saat sudah tiba di tujuan," sebut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia.

"ASUS VivoBook Flip 14 TP410 merupakan laptop yang serba bisa dan kami proyeksikan akan menjadi trendsetter di industri," tambahnya dalam keterangan resminya, Jumat (16/2).

ASUS VivoBook Flip 14 TP410 merupakan laptop convertible 14 inci pertama yang memiliki bezel atau bingkai layar sangat tipis. ASUS sendiri menyebutnya dengan NanoEdge bezel yang membuat layar 14 inci resolusi FullHD dapat dipasang dalam frame laptop berukuran 13 inci. Ketebalannya yang tak sampai 2cm dan bobot hanya 1,6Kg.

Sedangkan, Untuk pengguna yang tidak membutuhkan fungsi lipat dari VivoBook Flip 14, ASUS juga menyediakan varian VivoBook S14 S410. Untuk menopang performa, ASUS VivoBook S14 S410 hadir dengan prosesor Intel Core generasi ke-8 atau KabyLake R yakni Core i5-8250U.

"Prosesor seri terbaru ini menawarkan performa hingga 40 persen lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya, khususnya saat pengguna memanfaatkan laptop tersebut untuk bekerja pada aplikasi Office," sebut Galip.

Dari sisi grafis, VivoBook S14 juga hadir dengan discrete graphics berbasis Nvidia GeForce MX150 dengan video RAM sebesar 4GB.

"Dengan RAM DDR4 sebesar 8GB serta storage SSD 128GB lengkap dengan harddisk berkapasitas 1TB, laptop berdimensi 32,6 x 22,5 x 1,87 cm ini merupakan 'monster' kecil yang ringkas," tambah Galip. "Demi portabilitas, bobotnya pun hanya sekitar 1,3Kg saja," tambahnya.

Dari sisi harga, ASUS VivoBook Flip 14 TP410 dibanderol dengan harga Rp7.399.000 dan ASUS VivoBook S14 S410 berada diharga Rp11.299.000. 













Advan G2 dan iPhone, serupa tapi tak sama


Advan baru saja merilis smartphone terbarunya, yakni G2. Model produk terbarunya itu, boleh dibilang hampir serupa dengan iPhone. Desain depannya dengan tombol home melingkar, juga dipakai Advan laiknya smartphone besutan Apple itu. Pihak Advan tak menampik benchmark G2 berasal dari produk iPhone.

Product Specialist and Training Development Advan, Edy Supartono, mengungkapkan alasan mengapa Advan menggunakan model desain seperti itu. Kata Edy, terdapat dua alasan konsumen membeli smartphone. Pertama butuh dan yang kedua adalah keinginan. Keinginan ini biasanya cenderung mengharapkan model smartphone yang dimiliki seperti iPhone. Sehingga pihaknya, ingin mengakomodir keinginan penggunanya itu.


"Nah kita ingin orang yang tidak terjawab mimpinya itu bisa memilih option yang agak mirip tapi tak sama dari sisi desainnya," jelasnya saat acara diskusi bersama awak media di Jakarta, Kamis (15/2).

Meski dari sisi desain hampir sama, dilanjutkan Edy, memiliki fungsi yang berbeda dengan iPhone. Seperti tombol home, recent app, dan back. Kemudian dari sisi desain secara keseluruhan G2 dibuat lebih kotak sedangkan iPhone membulat.

"Kami juga membuat sisi-sisi G2 lebih kotak ketimbang iPhone 6 Plus yang tampil membulat," katanya.

Terlepas itu, Advan memiliki fitur, spesifikasi, dan harga yang didesain mampu bersaing dengan kompetitornya. Sisi spesifikasi, Advan G2 disematkan selfie camera 16 MP dan aperture F/2.0. Kemudian, keunggulan dari sisi keamanannya juga menjadi daya tarik yang bisa ditawarkan kepada konsumennya. Advan Secure merupakan security software pengembangan dari IDOS (Indonesia Operating System) yang dibuat oleh Advan sendiri.

Selain itu, Advan G2 juga dilengkapi dengan dapur pacu yang andal untuk memastikan performa yang G2. Ponsel pintar ini dipersenjatai dengan prosesor octa core 1,5GHz serta RAM 3GB dan memori 32GB. Rencananya G2 bakal dibanderol dengan harga Rp 2.499.000.






Ini 6 keunggulan Xiaomi Redmi 5 Plus, terbaik dan termurah!


Xiaomi kini melanjutkan kesuksesannya dengan merilis salah satu smartphone terbaiknya yakni Xiaomi Redmi 5 Plus. Hal ini akan jadi tren yang baik bagi Xiaomi, pasalnya perusahaan asal China tersebut merengkuh sukses di tahun lalu dengan rilisnya berbagai smartphone di segmen papan bawah hingga papan tengah.

Hal ini direalisasikan dengan rilisnya lini Redmi 5 yakni Redmi 5 dan 5 Plus. Namun mari kita lebih fokus di Redmi 5 Plus, sang jagoan papan tengah dengan harga ramah.

Berikut beberapa keunggulan dari Redmi 5 Plus, sebagai pertimbangan Anda untuk merogoh kocek Anda dan membawa smartphone cantik ini pulang.


Kualitas pembuatan yang baik


Jika dilihat sekilas, Anda akan menemukan bahwa Redmi 5 Plus akan mirip dengan Redmi Note 4. Anda tidak salah, terutama jika Anda melihatnya dari belakang. Hal ini karena keduanya mengusung chassis yang sama dengan pita antena yang berada di bagian atas dan bawah.

Paduan bodi metal dan plastik premium juga kembali jadi andalan dari Redmi 5 Plus.

Namun di bagian depan, semua berubah. Kesan tinggi bisa kita dapatkan berkat bezel minim yang kini diusungnya. Terdapat desain kaca 2,5D di bagian samping dengan ujung meruncing yang membuat smartphone ini lebih ergonomis.

Hal ini tentu melanjutkan tradisi Xiaomi untuk membuat smartphone papan tengah yang kokoh dengan kualitas pembuatan yang baik.


Baterai kapasitas raksasa yang hemat


Redmi 5 Plus mengusung baterai berkapasitas 4.000mAh. Ini adalah angka yang besar dan telah menjadi ciri khas smartphone papan tengah Xiaomi. Kapasitas tersebut juga masih mendapat sokongan dari software optimasi baterai dari MIUI serta efisiensi daya yang tentu hadir berkat diusungnya prosesor Snapdragon 625.

Kombinasi tersebut akan membuat smartphone ini menjadi taham lama dan butuh pengisian daya dengan frekuensi tak sering.

Meski demikian, Redmi 5 Plus tidak mengusung fast charging. Hal ini membuat pengisian daya dari 0 ke 100 persen memakan waktu sekitar 2,5 jam.


Performa papan atas


Untuk performa, Xiaomi bisa dikatakan sebagai rajanya. Redmi 5 Plus pun demikian. Meski mengusung chipset yang sudah berumur setahun lebih yakni Snapdragon 625 dengan octa-core, Redmi 5 Plus tetap jadi perangkat yang bisa memberi keseimbangan antara performa dan efisiensi daya. Hal ini sudah lebih dari cukup untuk berbagai aktivitas mobile sehari-hari.

Jika Anda hanya berkutat di browsing, media sosial, atau bahkan pengguna game dengan grafis 3D, semua dapat dikerjakan dengan enteng oleh Redmi 5 Plus.


Layar cerah dan trendy


Salah satu sorotan paling utama dari Redmi 5 Plus, adalah tampilan layarnya. Xiaomi kini mengadopsi tren layar terbaru dengan aspek rasio 18:9, yang kini telah banyak diadaptasi di smartphone papan tengah.

Redmi 5 Plus menampilkan layar dengan resolusi Full HD+, berpanel IPS LCD dengan bentang layar 5,99 inci. Resolusi tersebut berarti 2160x1080 yang punya kerapatan piksel 403 titik per incinya. Menurut Xiaomi sendiri, dibandingkan dengan phablet biasa berukuran 5,5 inci, Redmi 5 Plus akan menawarkan area layar 12,5 persen lebih banyak.

Layarnya pun tak mengecewakan, karena terang dan warnanya cukup jelas dengan kontras yang dalam. Belum lagi akurasi warna yang juga selalu pas. Secara keseluruhan, ini adalah layar yang sangat baik untuk smartphone dengan harga murah.


Kamera


Kamera selalu bukan jadi sisi yang unggul dari Xiaomi. Namun kali ini di Redmi 5 Plus, Xiaomi ingin memperbaikunya. Pasalnya, Redmi 5 Plus memiliki resolusi 12 MP dengan ukuran pixel 1,25 mikrometer. Soal ukuran piksel ini, Xiaomi mengklaim bahwa Redmi 5 Plus akan menghasilkan gambar lebih apik karena smartphone kebanyakan hanya mengusung ukuran piksel 1,22 mikrometer.

Selain itu, bukaan kamera belakang Redmi 5 Plus ini adalah f/2.2, yang akan baik dalam kondisi cukup cahaya. Meski demikian, di kondisi agak gelap, bukaan dengan standar tersebut akan sedikit lebih berjuang dengan noise. Selain noise, tidak adanya stabilisasi juga akan membuat gambar mudah blur di kondisi gelap.

Sementara kamera depan 5 MP dilengkapi LED Selfie-light dengan bukaan f/2.0, serta suhu cahaya 4.500k yang mendukung video selfie.


Harga terjangkau


Dengan spesifikasi, performa dan berbagai fitur tersebut, Redmi 5 Plus hanya dibanderol paling mahal seharga 2,7 juta untuk varian RAM 4GB dengan memori 64GB. Bahkan lebih murah jika Anda membeli dengan kombinasi RAM 3GB dan stoirage 32GB, karena Anda hanya harus membayar sejumlah 2,2 juta Rupiah.

Penjualan Redmi 5 dan 5 Plus akan dimulai pada 22 Februari 2018 pukul 11.00 WIB.











Bikin logo unik, Samsung siapkan kacamata pintar?


Mobile World Congress alias MWC 2018 masih akan digelar sekitar dua pekan lagi. Tapi kita sudah mendengar sedikit banyak hal apa yang akan terjadi di sana.

Semua mata sepertinya bakal tertuju pada acara Samsung yang akan merilis andalan terbarunya, Galaxy S9. Tapi mungkinkah Samsung mencuri acara dengan hal lain selain smartphone terbarunya?

Alasan di balik pertanyaan ini adalah bahwa Samsung telah memasang logo merek dagang baru. Dan sepertinya tidak terkait dengan apapun yang telah kita lihat sejauh ini.

Logo tersebut menyerupai mata manusia yang sedikit miring dan deskripsi yang diajukan cukup menarik. Secara harfiah dikatakan bahwa logo tersebut dapat digunakan untuk 'kacamata pintar' alias smartglass. Namun juga ditambahkan 'kacamata yang memiliki kemampuan penglihatan terkomputerisasi yang terdiri dari kamera/ komputer/ layar untuk menangkap/ memproses/ menampilkan gambar' dan 'perangkat keras komputer untuk menganalisis dan configuring vision-assisting'.

Mungkinkan kita akan melihat 'Gear Blink', sebuah kacamata pintar dari Samsung yang tidak pernah ada wujudnya sejak dulu?

Awalnya kami mendengar tentang kacamata pintar dari Samsung yang bakal diluncurkan pada tahun 2013 lalu saat perusahaan mendapatkan hak paten yang diberikan oleh Kantor Paten Korea. Namun di tahun berikutnya ternyata rumor itu palsu. Dan hingga kini tidak pernah ada lagi kabar mengenai kacamata pintar tersebut. 









Apple akan rilis 3 iPhone baru di tahun ini, salah satunya dibanderol murah


Tidak bisa dipungkiri, untuk analis terbaik di dunia yang berurusan dengan Apple, Ming-Chi Kuo dari KGI Securities, menempati urutan teratas. Analisis dari Kuo selalu lebih dekat dari para analis lainnya untuk semua yang berhubungan dengan Apple. Bahkan untuk ramalannya mengenai apa yang akan dilakukan oleh Apple di masa depan.

Nah, baru-baru ini Kuo mengatakan bahwa Apple akan menjual tiga model iPhone baru di tahun 2018. Ketiganya akan dilengkapi TrueDepth Camera dan menawarkan Face ID, seperti yang dikutip dari Apple Insider (14/2).

Dua di antaranya akan memiliki panel OLED berukuran 5,8inci dan 6,5inci. Masing-masing diyakini sebagai iPhone Xs dan iPhone Xs Plus.

Menurut Kuo, model terakhir yang akan dirilis Apple adalah smartphone dengan layar LCD berukuran 6,1inci dan hanya memiliki satu kamera di bagian belakang. Ini bisa menjadi iPhone 9. Diharapkan menjadi smartphone dengan harga terendah di antara tiga saudara tersebut. Kuo juga mengatakan kepada klien KGI bahwa Apple seharusnya sedikit membebankan keuntungan perusahaan pada iPhone 9 yang dibanderol murah. Menurutnya, iPhone 9 harus menjadi tulang punggung Apple dengan menyokong 50 persen dari pengiriman Apple di paruh kedua tahun ini.









AGEN JUDI ONLINE




Diberdayakan oleh Blogger.